Confessions / Kokuhaku (2010)
Director: Tetsuya Nakashima
Writer: Kanae Minato (basen on the novel by,) Tetsuya
Nakashima (Screenplay)
Stars: Takako
Matsu, Yoshino Kimura, and Masaki Okada
selow dong bu
Review: Hari itu memang terlihat berbeda dari hari-hari biasanya,
bukan saja karena menjadi hari-hari terakhir bagi para murid SMP kelas 1B
bersekolah sebelum liburan panjang kenaikan kelas, namun juga menjadi hari
terakhir bagi Yuuko Moriguchi (Takako Matsu) bertugas sebagai guru mereka. Yang
menarik adalah bagaimana Yuuko kemudian memberikan pelajaran terakhirnya,
pelajaran penting tentang kehidupan, sembari secara perlahan membuat pengakuan
mengejutkan yang sampai-sampai membuat seisi kelas terdiam dan memusatkan
perhatiannya pada sang guru. Apa isi pengakuan itu? Ah, saya tidak ingin
merusak kenikmatan menonton anda, dengan memberi tahu apa isinya, karena
pengakuan itu bisa dibilang adalah bagian terpenting dari keseluruhan cerita,
jadi saya akan membiarkan anda mencari jawaban sendiri dangan menontonnya. Singkat
kata pengakuan itu ternyata berdampak luar biasa bagi murid-muridnya, terutama
bagi dua orang yang tampaknya harus membayar mahal apa yang sudah mereka
perbuat sebelumnya.
Review diatas gue ambil dari sini , karena dari situlah gue yang tadinya nge-download film ini ogah-ogahan, malah
jadi semangat.
Yah meskipun review diatas merupakan sebagian kecil, kecil
banget, dari filmnya, tapi tetep aja itu merupakan “Big Impacto” yang membuat
gue punya niat dan keberanian nonton film yang jenisnya kayak begini.
Ps: Sebenernya waktu itu ogah
mau nonton ini film gara-gara gue kira ini film horror, hehe.
SPOILER ALERT-SPOILER ALERT-SPOILER ALERT
Yang belum nonton disaranin sih jangan baca yg dibawah ini atau
nyari nyari tentang film ini dulu, gaenak lah pokoknya *pernah ngalamin*
SPOILER ALERT-SPOILER ALERT-SPOILER ALERT
Halu? 14045?
Dulu pas pertama kali lagi nyari-nyari film bagus nemu film
ini, gue cari cast-nya, ternyata yang main ada si Hashimoto Ai.
Hashimoto Ai
HASHIMOTO AI
*sujud*
Aku senang sekali. Tapi perannya di film ini membuatku tidak
senang, yasudahlah
Tapi si dia masih umur 14 tahunan disini, masih ngegemesin gitu deh, yaa walaupun sekarang umurnya baru 19 tahunan...
ape lu mbak liat-liat
Menurut gue, sang pembuat film ini mengekspresikan
“Confession” setiap karakternya dengan super detail. Penggambaran sang Sensei
yang mempunyai wajah penuh dengan niat untuk menyiksa “pelaku”- nya secara
perlahan, murid A dengan tingkah psycho yang membuat gue tiba-tiba cengo, murid
B yang karena “Confession” sang Sensei tiba tiba pikirannya terganggu – tuh
membuat gue cengo selama nonton. Gue juga takjub sih sama akting para
pemerannya, gile lu ndro banget.
mau bunuh anak nih, pake pisau yang mana ya...
Di film ini, dibagi
menjadi beberapa chapter, dimana setiap chapter itu sendiri terdapat “Confession”
pada setiap karakter dan setiap chapter itu saling berhubungan, jadi nontonnya
harus fokus sendirian tanpa teman.
"AMPUN BU, SPP SAYA UDAH LUNASSSS"
Paling asik dari film ini tuh ya itu, sang pembuat film yang
detail banget. Slowmotion-nya, nge-rewind (bener gak sih) –nya, efeknya,
penggambaran karakternya, dan yang lebih penting lagi tentang musik-musiknya
(backsound, sound-effect, dan sebagainya) pas banget gitu, membuat jantungnya
jadi senam.
Kalo ratingnya 8.5/10 , gue kasih 9/10 kalo Hashimoto Ai di
film ini gak dijamah sama lelaki itu...
Eiya lagi, maafkan kata kata yang aneh dan ada apanya ya,
gue ga bisa merangkai kata-kata sih, bikin posting ini karena filmnya terlalu
“masterpiece” aja ehehe.

Ps: di film ini juga ada si my-sarang surowo Nounen Rena, aku kaget melihat dirinya, cari aja sendiri ya hehe.
cr: sini , sini , dan sini












